Cara Menghargai Lagu Instrumental

Jika Anda seperti kebanyakan orang, Anda mungkin tidak terlalu memperhatikan lagu-lagu instrumental. Kami mendengarnya sepanjang waktu: di film, di lift, sementara kami menunggu di telepon. Kita bahkan mungkin memainkannya di rumah atau mobil untuk relaksasi. Namun, apakah kita benar-benar menghargainya dengan cara yang sama seperti kita menyanyikan lagu dengan kata-kata? Jika tidak, maka kita harus.

Mengapa kita harus lebih menghargai lagu instrumental? Jawabannya sederhana: mereka sama rumitnya dengan musik, jika tidak lebih kompleks, daripada sepupu liris mereka. Namun, tidak ada kata-kata. Ini mungkin tidak cukup menarik untuk menarik perhatian kita. Ini bukan alasannya. Anda hanya perlu melatih telinga Anda. Latih telinga Anda untuk mendengarkan musik. Musik akan membawa Anda ke mana kata-kata tidak bisa.

Menghargai Musik Klasik

Dikutip dari Harga Drumband Anda tidak boleh menganggap musik Klasik sebagai “membosankan”. Di dalam genre, ada begitu banyak jenis musik yang diperkaya dengan keragaman alat musik yang luar biasa. Setiap zaman memiliki ciri khasnya masing-masing. Setiap instrumen memiliki suara yang berbeda.

Jika Anda ingin belajar menghargai musik klasik sedikit lebih baik maka Anda harus membaca sejarah setiap era. Biasakan diri Anda dengan komposer kunci. Musik Johann Sebastian Bach, misalnya, memiliki suara yang kaya dan polifonik yang mengalahkan kesederhanaan musik pop modern setiap hari. Ada juga beberapa karya instrumental klasik dan flamenco Spanyol yang indah yang layak untuk didengarkan.

Instrumental Rock, Blues, dan Jazz

Lagu-lagu instrumental ini sangat ideal bagi mereka yang biasanya menyukai musik Rock dan band Rock. Beberapa musisi gitar Rock terbaik, seperti Joe Satriani dan Steve Vai, pada dasarnya adalah instrumentalis. Mereka membuat hidup yang layak tur solo (atau bersama-sama) untuk khalayak di seluruh dunia. Ada artis gitar instrumental lainnya seperti Ingwe Malmsteen, Paul Gilbert, dan bahkan Chuck Berry.

Itu belum termasuk instrumentalis Jazz dan Blues yang tak terhitung jumlahnya seperti Robben Ford, Les Paul, Louis Armstrong, Benny Goodman, dan pemain hebat lainnya. Semua seniman ini merayakan bentuk instrumental dengan kompleksitas dan semangat.

Sub genre lain yang menarik dari Jazz adalah Gypsy Jazz, sebuah gaya musik yang pada dasarnya dimulai oleh Django Rheinhardt. Pengikut zaman modern, seperti Stochelo Rosenberg dan berbagai band Hot Club yang telah terbentuk di seluruh dunia, memberikan penghormatan kepada gaya asli Django sambil memberikan karisma mereka sendiri.

Lagu instrumental patut diapresiasi dan didengarkan. Mereka tidak membosankan sama sekali. Mereka dinamis, menarik dan sama berharganya dengan lagu dengan lirik.

 

Leave a Comment